«

»

Perusahaan Jasa Satpam

Usaha Jasa Keamanan atau Outsourcing Satpam  dan Penyediaan tenaga kerja bidang pengamanan bisa dipastikan mempunyai harapan besar untuk bisa terus berkembang, karena dalam era pembangunan saat ini kebutuhan akan jasa keamanan telah dimulai saat sebuah proses pembangunan dikerjakan, mulai peletakan batu pertama hingga sebuah gedung selesai dan digunakan, ini membuktikan bahwa peluang jasa penyedia security sebagai sebuah bisnis cukup menjanjikan.

Mochamad Zulfikar,S.H, Direktur Utama  Aryasatya Utama Security ( Arsatama ), Perusahaan yang juga bergerak dibidang Penyediaan Jasa Satpam ini berpendapat, bahwa mendirikan Perusahaan Jasa keamanan adalah usaha yang memiliki prospek bagus, apalagi jika para pelaku bisnis ini mempertahankan dan selalu meningkatkan kualitas pelayananya, dijamin perusahaan jasa keamanan akan terus berkembang.

Dalam beberapa survey Ekonomi memaparkan bahwa tak kurang dari 900 ribu Satpam telah hadir dibawah koordinasi dan pengelolaan perusahaan Jasa Satpam. Ini berarti kegiatan pengelolaan pada bidang ini terus tumbuh dan berkembang. Permintaan jasa satpam untuk gedung adalah yang tertinggi, setelah itu disusul gudang, pabrik dan kawasan perumahan.

Memang belum adanya kesamaan visi dari sejumlah pemilik jasa keamanan, membuat bisnis ini rentan perlawanan dari penggiat asosiasi pekerja, namun bila semua pengusaha mampu meyakinkan bahwa Outsourcing Satpam adalah solusi untuk dapat meningkatkan kualitas seorang security termasuk meningkatkan kesejahteraannya, tentu hal itu tidak perlu lagi dirisaukan.

Persaingan usaha pada bidang ini sebaiknya diarahkan kepada pola kerjasama saling melengkapi, untuk itulah menurut Zulfikar Perusahaan jasa keamanan diharapkan dapat meminimlisir persaingan tidak sehat diantara pelaku usaha jasa keamanan, sekaligus menjaga standarisasi maksimal kualitas Pelayanan.

Arsatama Group adalah sebuah sistem pengembangan perusahaan jasa satpam yang mengacu pada kekuatan pengelolaan hingga pada titik maksimal, Prinsip dari Arsatama adalah, bahwa pelayanan maksimal ada pada jumlah tertentu titik pengelolaan, sehingga pada saat jumlah sudah melebihi perbandingan wajar terhadap daya kelola, maka Arsatama akan berkembang kembali sebagai embrio pengelola baru.. Jelas M Zulfikar,S.H.

About the author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *